Duapuluh dua bulan kami saling mengenal. Meskipun jarak
memisahkan. Cukup. Itu waktu yang sangat cukup untuk melangkah lebih lanjut…dengan
pertemuan yang sangat limit.
Aku gadis Kebumen yang menuntut ilmu di Jakarta, dia pria asli
Bekasi yang menuntut ilmu di Jogjakarta. Uniknya kami dipertemukan oleh Tuhan
di Bogor dalam acara workshop.
Hingga akhirnya….
Sabtu, 11 Oktober 2015…pukul 10.00 WITA
Jantungku berdegub kencang..
“Saya terima nikah dan kawinnya Retno Anggraeni binti Sunaryo
dengan mas kawin tersebut dibayar tunai “
Alhamdulillaaahh…..segala puji untuk Robbil ‘izzati yang telah
menyatukan kami dalam sebuah ikatan suci...
Adalah moment terindah dalam hidupku..
Sebuah janji suci dari seorang laki-laki yang teramat berani.
Menikah dengan nya adalah keputusan bulatku. Demi Alloh janji
Mu itu memang benar. Kau anugerahkan kedamaian hati pada jiwa-jiwa yang
menyempurnakan agamaMu dengan menikah.
Robb…melangitkan syukur hanya untuk Mu…
Kau anugerahkan cinta kepada kami..saling
mencintai..menyayangi sepenuh hati hanya karena untuk menggapai ridhoMu..
Namun Yaa Robb..
Sekarang hamba menyandang
peran baru..sebagai Istri..
Mampukah hamba menjalankan amanah baru ini…
Hamba bisa apa?
Sanggupkah aku?
Sanggupkan hamba Ya Robbi
Kan ku pindahkan baktiku dari orang tua menjadi kepada nya..
Suamiku…
Sanggupkan hamba bersimpuh dalam dalam ketaatan…
Sanggupkan hamba memanagement ego yang terkadang meledak-ledak…
Sanggupkan hamba berbakti kepada imamku sepenuhnya…
Sanggupkan hamba sebagai pencambuk semangatnya ketika futur
melanda…
Sanggupkan hamba sebagai penyejuk jiwa penentram hati nya…
Sanggupkan hamba tetap menggandeng erat tengannya ketika
terpuruk dan berlari kencang dengan penuh keoptimisan…
Sanggupkan hamba ya Robb…
Bimbing hamba agar sanggup menjadi bidadarinya..
Ku hanya ingin ridhoMu…
Membangun benteng rumah tangga dengan penuh keberkahan…hingga
syurga kita bersama…
Aku mencintainya…segenap jiwa ragaku…karena Alloh…
Semoga Alloh memberkahi rumah tangga kita…terbingkai sakinah
mawaddah warrohmah..
Amiiin…
mampukan hamba menjadi ibu panutan bagi anak-anak kami..
Menjadi figur bagi mereka... anak-anak yang menjadi generasi Robbani kelak...
Bimbing hamba...Laa Haulaa walaaquwwata ilabillah ....
ReWrite:
Oktober 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar